Penelitian
P-P2Par ITB mengembangkan penelitian kepariwisataan sebagai bidang yang dinamis, multidisiplin, dan responsif terhadap perubahan. Kegiatan penelitian diarahkan untuk menghasilkan kontribusi keilmuan, perencanaan, desain, pelatihan, serta pengembangan kebijakan dan produk pariwisata yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.
Bidang Kajian
Pariwisata merupakan bidang keilmuan yang dibangun oleh berbagai disiplin ilmu lain, seperti geografi, ekologi, pertanian, perencanaan wilayah dan kota, hukum, bisnis, ekonomi, transportasi, psikologi, antropologi, desain, arkeologi, arsitektur, dan informatika. Karena dinamika perubahan yang sangat tinggi, penelitian bidang kepariwisataan selalu diperlukan agar perkembangan ilmu pariwisata mampu mengikuti dan mengantisipasi perubahan yang terjadi.
- Tingkat dan Pola Perjalanan Wisata Berdasarkan Karakteristik Sosial dan Demografi Penduduk (Studi Kasus: Kota Bandung)
- Dampak Kegiatan Pariwisata Budaya terhadap Kehidupan Komunitas di Kampung Adat (Studi Kasus: Kampung Naga)
- Pola Perjalanan Wisata Tenaga Ahli Asing di Indonesia dan Sejauhmana Mendorong Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
- Identifikasi Preferensi Wisatawan Nusantara terhadap Objek Wisata Agro Perkebunan Teh (Studi Kasus: Perkebunan Teh Malabar dan Rancabali Kabupaten Bandung)
- Peran Objek Heritage-Tourism dalam Pembentukan Identitas Lingkungan (Studi Kasus: Villa Merah)
- Perilaku Pengunjung sebagai Dasar Pertimbangan dalam Penyusunan Program Wisata dan Fasilitas Pengunjung Objek Wisata Museum
Produk Penelitian
Produk penelitian P-P2Par ITB mencakup kajian kebijakan, perencanaan, pemasaran, penataan kawasan, pengembangan produk, pengelolaan, desain, sistem informasi, hingga penguatan kapasitas melalui pelatihan, seminar, dan lokakarya.
Perumusan dan Kajian Kebijakan Pariwisata
Kebijakan pariwisata dirumuskan dan dikaji dalam berbagai kombinasi lingkup wilayah, komponen, dan karakteristik organisasi.
- Agenda 21 Sektor Pariwisata Nasional
- Sistem Pariwisata Nasional
- Penyusunan Arahan Pengembangan Kawasan Andalan Pariwisata Jawa Barat
- Pengembangan Kawasan Wisata Lingkungan Ciputri
- Skenario Pengembangan Ekowisata, Rencana Tapak dan Desain Fisik Fasilitas di T.H.R. Ir. H. Djuanda dan Taman Wisata Alam Cimanggu
- Strategi Pengembangan Pariwisata di Kabupaten DT II Lampung Tengah
- Studi Penyusunan Skenario Pengembangan Pariwisata Kabupaten Kutai Timur
Master Plan Pariwisata
Master Plan merupakan arahan dan pedoman yang memayungi keseluruhan rencana dan program pengembangan pariwisata secara lebih rinci.
- Visi dan misi pengembangan pariwisata
- Strategi perwilayahan pariwisata
- Rencana dan program pengembangan produk pariwisata
- Rencana dan program pengembangan pemasaran dan promosi pariwisata
- Rencana dan program pengembangan sumber daya manusia
- Rencana dan program kelembagaan
- Rencana dan program investasi
- Rencana dan program pengendalian dampak lingkungan
- Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (RIPPARKAB) Belitung
- Studi Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) Tahap I dan II
- Studi Penyusunan RIPPDA NTT Tahap I dan II
- Revisi RIPP Irian Jaya
- Penyempurnaan RIPP DKI Jakarta
- Strategi Pengembangan Pariwisata di Kab. Lampung Tengah
- Skenario Pengembangan Pariwisata Kab. Kutai Timur
- Studi Penyusunan Rencana Induk Pengusahaan Wana Wisata Curug Cilember
- Studi Penyusunan RIPPDA Kabupaten Alor
Rencana Pemasaran Destinasi Wisata
- Riset pasar pada aspek sediaan dan permintaan
- Pengelompokan wisatawan berdasarkan karakteristik
- Memposisikan destinasi dalam peta persaingan
- Menentukan kekuatan destinasi untuk keunggulan bersaing
- Menentukan strategi bauran pasar: place, product, price, promotion
- Penelitian Cirilaku Psikologis Pasar Wisatawan Belanda sebagai Upaya Mengenali Spektrum Espektasi Kepariwisataan Indonesia
- Tingkat dan Pola Perjalanan Wisata Berdasarkan Karakteristik Sosial dan Demografi Penduduk (Studi Kasus: Kota Bandung)
- Pola Perjalanan Wisata Tenaga Ahli Asing di Indonesia dan Sejauhmana Mendorong Kedatangan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
- Studi Analisa Perilaku Wisatawan Nusantara
- Studi Analisa Karakteristik Wisatawan DKI
- Studi Identifikasi Potensi Objek dan Daya Tarik Pariwisata di Kota Balikpapan
- Studi Analisis Potensi Pasar Wisatawan Nusantara (Studi Kasus: Bali)
Penataan Kawasan Pariwisata
Penataan kawasan pariwisata diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang memenuhi harapan wisatawan, menawarkan pengalaman baru, dan tanggap terhadap tuntutan pengunjung.
- Rencana Pengembangan Satuan Kawasan Wisata Patengan
- Pengembangan Kawasan Wisata Lingkungan Ciputri, Jawa Barat
- Perencanaan Penataan Kawasan Pariwisata Tanjung Batu
- Detail Desain Penataan Kawasan Tanjung Batu Kabupaten Berau
Rencana Pengembangan Produk Pariwisata
- Identifikasi dan analisa potensi objek dan daya tarik wisata
- Analisa kondisi dan potensi prasarana dan sarana penunjang kepariwisataan
- Positioning produk wisata dalam skala yang lebih luas
- Rumusan strategi pengembangan produk wisata dan unsur penunjang kepariwisataan
- Studi Analisa dan Evaluasi Komponen Produk Wisata di Jawa, Bali dan Nusa Tenggara
- Studi Identifikasi Potensi Objek Wisata di Kotamadya Balikpapan
- Studi Identifikasi Potensi Kepariwisataan Kab. Kutai Timur
- Studi Pengembangan Produk Wisata Kota DKI Jakarta
- Studi Perencanaan Jalur Wisata Propinsi Lampung
- Penyusunan Studi Perencanaan Jalur Wisata DKI Jakarta
- Penyusunan Studi Kelayakan Pengembangan Jalur Wisata DKI Jakarta
Rencana Pengelolaan Pariwisata
- Perumusan kepentingan berbagai pihak terkait dalam konsep kemitraan
- Perumusan prinsip manajemen yang ramah lingkungan untuk pembangunan dan pengelolaan kawasan wisata
- Perumusan sistem pengawasan dan kompetensi pendukungnya
- Perumusan sistem pengelolaan komponen pariwisata di kawasan
- Perumusan prinsip-prinsip pengelolaan pengunjung
- Penyusunan Pedoman Daya Tarik Wisata
- Penyusunan Rencana Pengembangan Program Wisata Terpadu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu
- Buku Panduan Teknologi Pengendalian Dampak Lingkungan Industri Perhotelan
- Pengukuran Daya Dukung dan Pengelolaan Objek Wisata Alam
- Studi Penyusunan Rencana Induk Pengusahaan Wana Wisata Curug Cilember
- Studi Evaluasi Kinerja Taman Rekreasi Kota (Studi Kasus: Kodya Bandung)
- Penyusunan dan Implementasi Sistem Perencanaan Pembangunan Terpadu di Lingkungan Direktorat Jendral Pariwisata
Desain Fasilitas Penunjang Pariwisata
Fasilitas penunjang dan amenitas wisata dirancang agar wisatawan merasa aman dan nyaman, dengan tetap mempertimbangkan kesesuaian terhadap lingkungan alam dan budaya setempat.
- Rencana Skematik Tempat Pemberhentian Jalur Wisata DKI Jakarta
- Kios Info DKI Jakarta
- Papan Interpretasi Geowisata Belitung
Desain Bahan Promosi Pariwisata
Kegiatan promosi dibutuhkan untuk menginformasikan potensi pariwisata kepada wisatawan melalui media cetak maupun media interaktif yang dirancang sesuai tujuan promosi.
- Buku Profil Produk Pariwisata Jawa Barat
- Buku Panduan Pariwisata Irian Jaya
Desain Sistem Informasi Pariwisata
Perancangan sistem informasi pariwisata ditujukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi aliran informasi, kualitas informasi, aksesibilitas, dan pemanfaatan teknologi dalam basis data serta jejaring destinasi.
- Inventarisasi dan Pengelolaan Data Kepariwisataan Kabupaten Kutai Kartanegara
- Pengembangan Basis Data dan Program Katalog di DKI Jakarta
Pelatihan Kepariwisataan
Pelatihan ditujukan untuk menyebarluaskan pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh dan dikembangkan.
- Pelatihan Pengembangan Tatakelola Destinasi Pariwisata di Daerah, Bandung, 5–7 September 2017
- Pelatihan Pariwisata Berkelanjutan, Bandung, 28–30 September 2017
- Pelatihan Pengelolaan Ekowisata, Bandung, 25–26 Mei 2016
- Pelatihan Pengelolaan Pariwisata Daerah, Bandung, 2–4 Desember 2015
- Pelatihan Penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten, Bandung, 20–22 Oktober 2015
- Pelatihan Promosi Destinasi Pariwisata, Bandung, 12–13 Agustus 2015
- Pelatihan Pengelolaan Pariwisata Daerah, Bandung dan berbagai kota lain pada periode 2009–2014
- Pelatihan Pariwisata Budaya, Ekowisata, Perdesaan, Perkotaan, MICE Tourism, dan Teknologi Informasi pada periode 2009–2012
Seminar dan Lokakarya
Seminar dan lokakarya ditujukan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman serta menyampaikan dan menguji gagasan P-P2Par mengenai berbagai aspek kepariwisataan.
- Seminar Internasional Pariwisata Halal, Bandung, September 2016
- Special Session dalam Pameran dan Lokakarya Menjaga Tepian Tanah Air: “Eco-pariwisata dan Pengembangan Sumber Daya Alam Pulau-Pulau Terdepan Indonesia”, Bandung, Oktober 2010
- Special Session dalam International Seminar Positioning Planning in Global Crises: “Global Tourism”, Bandung, November 2009
- Lokakarya Nasional “Kepariwisataan Ilmu dan Profesi” Menuju Pemantapan Arah Pendidikan Kepariwisataan, Bandung, Februari 2009
- Diskusi Kepariwisataan “Menuju Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan yang Berkualitas”, Bandung, 2008
- Workshop “Pendekatan dan Strategi Membangun Kemitraan dengan Investor dalam Pengembangan Destinasi Berkelanjutan”, Bandung, 2007
- Lokakarya Sehari “Fenomena Alam dan Budaya Equator Riau”, Pekanbaru, 2006
- Semiloka “Heritage Interpretation: Illuminating Our Past for Our Future”, Bandung, 2002
- Semiloka Pengelolaan Hotel Ramah Lingkungan, Jakarta, 2001
- Seminar Penelitian Pariwisata: Peluang dan Tantangan, Bandung, 2001
- ATLAS ASIA Inauguration Conference on “Entrepreneurship and Education in Tourism”, Bandung, 1999
- Acara Puncak Tahun Kria dan Rekayasa, Bandung, 1999: Pameran Kria Unggulan, Konferensi Kria dan Rekayasa, dan Pasar Seni
- Seminar Akademik “Musi Riverside Tourism Development”, Palembang, 1999
- Lokakarya dan Pameran Pendidikan Pariwisata “Pendidikan Pariwisata Menyongsong Era Globalisasi”, Bandung, 1998
- Peningkatan Profesionalisme Pengusahaan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Bandung, 1996
- Lokakarya Pariwisata Perkotaan dan berbagai forum diskusi kepariwisataan pada 1995